Minggu, 04 Januari 2015

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA 1

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA



HAKEKAT SUMBER DAYA MANUSIA

A.  Pengertian SDM
                        Manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang terbuat dari tanah dilengkapi dengan otak dan nafsu, sengan otak tersebut manusia menaruh minat yang besar terhadap hal – hal yang berhubungan dengannya, sehingga tidak henti -  hentinya bertanya dan berfikir.

B. Pengertian Manajemen.
  1. Tindakan pengendalian, kecakapan dalam menjuruskan administrasi ( Webster’s Dictionary )
  2. Penyelesaian pekerjaan melalui kegiatan – kegiatan dari pada orang lain ( Harold Koontz dan Cyril O’Donnel )
  3. Proses pembimbingan dan penyediaan fasilitas kerja terhadap orang – orang yang tergabung dalam suatu tujuan ( John D. Millet )
  4. Pencapaian tujuan yang  ditetapkan terlebih dahulu dengan mempergunakan kegiatan orang lain ( George R Terry )


C. Manajemen Sumber Daya Manusia
     Ialah kebijakan dan praktek yang dibutuhkan oleh seseorang untuk menjalankan aspek orang atau sumber daya manusia dari posisi seorang manajemen, meliputi perekrutan, penyaringan, pelatihan, pengimbalan dan penilaian.

D. Proses Manajemen.
1.   Perencanaan, yaitu menetapkan tujuan dan standar.
2.   Pengorganisasian, yaitu memberikan setiap bawahan suatu tugas khusus.
3.   Penstafan, yaitu memutuskan tipe atau jenis orang yang akan dipekerjakan.
4.   Pemimpinan membuat orang lain menyelesaikan pekerjaan.
5.   Pengendalian, yaitu menetapkan standar kuota penjualan.

E. Perekrutan dan Penempatan
1.   Analisis jabatan
2.   Perencanaan personel
3.   Testing dan seleksi karyawan
4.   Wawancara calon karyawan.

F. Manajemen SDM 
merupakan bagian dari tanggung jawab setiap  manajer lini. Tanggung jawab SDM ini mencakup menempatkan orang yang benar – benar pada jabatan yang tepat, pengirientasian, pelatihan dan pengkompensasian untuk meningkatkan kinerja jabata.


PERANAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM HUBUNGANNYA DENGAN KESELURUHAN AKTIVITAS ORGANISASI

A. Beberapa  peran sumber daya manusia pada
    paradigma lama ( Cascio 1995 ) ialah :
  1. Atraction meliputi identifikasi persyaratan pekerjaan, menentukan jumlah orang dan kombinasi ketrampilan yang dibutuhkan untuk suatu pekerjaan dan menyediakan kesempatan yang sama bagi setiap kandidat terpilih.
  2. Selection, yang meliputi : memilih orang yang terbaik bagi pekerjaan yang bersangkutan.
  3. Retention, yang meliputi : yang memberikan reward bagi orang yang bekerja efektif dan mempertahankan keamanan dan kenyamanan lingkungan kerja.
  4. Development, yang meliputi : Meningkatkan dan menyiapkan komptensi karyawan melalui peningkatan Knowledge, skill dan abilities dan pendekatan spesialisasi fungsi perusahan.
  5. Assestment yang meliputi : pengamatan dan penilaian perilaku dan sikap yang relevan dengan pekerjaan dan kinerja SDM.
  6. Adjustment, yang meliputi : pemeliharan pemenuhan kebutuhan yang terkait dengan kebijakan SDM perusahaan.


B. Repositioning

1.   Repositioning peran SDM yaitu merupakan transformasi peran yang menuntut kemampuan, cara kerja, cara pikir dan peran baru dari SDM.
2.   Repositioning perilaku SDM yaitu berkaitan dengan  peningkatan inisiatif bekerja dalam diri seseorang dan diperlukan etos kerja yang baik
3.   Repositioning kompetensi SDM berkaitan dengan peningkatan kualitas dari sumber daya manusia lengkap dengan SDM yang dibutuhkan.


C. Tiga ( 3 ) strategi untuk mencapai keunggulan

     kompetitif, yaitu :

  • Strategi Inovatif digunakan untuk mengembangkan produk atau jasa yang berbeda dari para pesaing (sanchez & Heine, 1997 ) 
  • Strategi kualitas lebih mengutamakan pada penawaran produk atau jasa yang lebih berkualitas, meskipun produknya sama dengan pesaing (Hutton, 1987). 
  • Stretgi pengurangan biaya menekankan pada usaha perusahaan untuk menjadi produsen dengan penawaran harga produk rendah (Sanchez & Heine, 1997 )
D. Pengelolaan organisasi.
  1. Pengelolaan Kompetensi Tenaga Kerja. Pengelolaan ini meliputi beberapa kompetensi SDM  seperti : Kompetensi berbasis input, kompetensi transformasional dan kompetensi berbasis out put.
  2. Pengelolaan Diversitas Angkatan Kerja. Pengelolaan terhadap berbagai aspek yang membedakan SDM satu dengan yang lain, seperti : ras, jenis kelamin, umur dan bahasa.
  3. Pengelolaan Dukungan Keunggulan Kompetitif Tenaga Kerja, yaitu sebagai upaya membuat staf SDM dan manajer lini mampu mendukung upaya organisasi untuk mencapai tujuan dalam suatu lingkungan yang lebih flat, bersih dan fleksibel.
  4. Pengelolaan Globalisasi Tenaga Kerja, yaitu sebagai upaya untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya pengetahuan akan globalisasi dalam praktek bisnis.

E.  Macam-macam peran baru SDM sebagai hasil
     proses repositioning :
  1. Business person, meliputi praktisi SDM, partisipasi dalam bidang keuangan dan operasional, rotasi posisi antar fungsi SDM dan fungsi lain.
  2. Shaper of Change, seperti partisipasi tim atas perubahan, melakukan penelitian dan partisipasi aktif pembentukan misi dan tujuan perusahaan.
  3. Consultant to organizer or partner to line, seperti : aktif dalam konsorsium, penyeiapan proposal dan partisipasi dalam system komputerisasi.
  4. Strategy formulator and implementor, seperti mengerti strategi bisnis, orientasi bisnis secara strategis, strategi semua divisi organisasi dan aplikasi praktek manajemen SDM dari berbagai lini strategis.
  5. Talent manager, seperti komunikasi dengan semua manager lini secara eterus menerus, konferensi pengembangan jaringan kerja.
  6. Asset and cost controller, seperti : kursus akuntansi dan keuangan, baca artikel jurnal dan prosedur akuntansi perusahaan.


F. Pembagian Tanggung Jawab SDM :
1.  Perekrutan dan seleksi.
2.  Pelatihan dan pengembangan.
3.  Kompensasi.
4.  Hubungan tenaga kerja
5.  Keamanan dan keselamatan karyawan

G. Peran SDM lama perumusan Strategi.
     Merumuskan sebuah rencana strategic keseluruh perusahaan menuntut pengidentifikasian, penganalisaan dan pengimbangan dua perangkat kekuatan : peluang dan ancaman eksternal perusahaan disatu pihak dan kekuatan dan kelemahan internalnya dipihak lain.

H. Peran baru SDM dalam organisasi modern :
  1. SDM dan pendorongan produktivitas
  2. SDM dan ketanggapan 
  3. SDM dan jasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar